Cerita Sebelum Boarding

Sembari menunggu boarding maskapai “low cost” yang sering telat, gue meng-update blog gue yang sudah lama terbengkalai.

Hari ini, gue membawa tiga tas jinjing untuk dibawa ke kabin. Salah satunya ada tas paling besar yang isinya “amunisi” yaitu berupa mie instan, teh dan kopi Indonesia, lapis legit, bumbu dapur termasuk lengkuas, dan lain-lain.

Tiba-tiba waktu lewat pemeriksaan, sensornya bunyi. Lalu, dibukalah tas gue sama petugas bandara.
Petugas:P , gue: G.

P: “maaf, mbak mungkin di dalam tas ini ada minuman kotak?”
G: “nggak, pak.. Itu kering semua”.
*dan petugas mulai memeriksa tas gue*
Begitu melihat apa isinya tiba-tiba dia bertanya lagi.
P: “kuliah atau kerja, mbak?”
G: ” kuliah, pak”.
P: ” ini isinya Indonesia banget ya? Memang di sana nggak ada?”
G: “di Jepang mana ada, pak”
*dalam hati*
“Mana ada yang murah, mana ada selengkap makanan Indonesia, dan iya gue Indonesia banget. Mo ada sushi ada okonomiyaki ada yakisoba. Terserah lo..yang jelas makan rempah2 ini sudah membuat gue bahagia.

Baiklah, sudah dipanggil Boarding.

Save flight sampai Haneda!!
*ngomong sendiri*

00251005-082144.jpg

00251005-082122.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s