Wawancara Beasiswa Pertama (apa yang salah dengan diri gue?!!)

Berhubung sudah berjanji di posting berikutnya bahwa gue akan membahas tentang pengalaman wawancara beasiswa tapi berhubung malas membuka notebook, posting ini gue ketik langsung dari hp.😀

Ada seorang senior gue, yang menjadi salah satu inspirasi gue masuk ke Tokyo Tech, yang punya almamater sama waktu di Indonesia. Almamater kuning *eh kesebut*

Dia bilang, “Dengan masuk Tokyo Tech itu sudah menjadi sebuah prestasi, de..jadi apply beasiswa dari Tokyo Tech, insya Allah bisa”.
Berbekal semangat DOANG akhirnya gue meng-apply semua beasiswa yang ada di semester awal di Tokyo Tech.

1) Monbukagakusho atau MEXT
Bedanya sama waktu apply di Indonesia adalah di sini harus bisa bahasa Jepang dan gue menyerahkan fotokopi sertifikat Japanese Language Proficiency Test (JLPT) level 2 gue (paling tinggi level 1). Petugas admin kampus gue bilang “beasiswa ini susah mbak..satu kampus yang dapet bakal cuma dua orang.”
Dalam hati gue “ah terserah lo deh…hajar aja lah”

Dan berikut adalah beasiswa yang telah gue hajar pendaftarannya selain MEXT.

2) CWAJ *silahkan googling*
3) Nittori Foundation.
4) Tokyuu Foundation.
5) hisf.
6) yamada foundation.

Dan kesemuanya GAGAL. Hahaha
Ntah berapa kali gue patah hati dan jatuh bangun (semacam lagu dangdut yang itu) saat baca surat yang tulisannya lagi-lagi, “maaf anda belum beruntung” alias fugoukaku yang dalam bahasa Jepang artinya “tidak lulus”.

apa ya yang salah dengan gue?

Semua beasiswa dari no.2 tadi adalah beasiswa dari lembaga beasiswa Jepang dan untuk yang daftar harus bisa bahasa Jepang. Infonya bisa dicari di Student Office kampus masing-masing dan harus rajin serajin-rajinnya.

Sampai pada saat gue mendapat telpon dari student office bahwa gue disuruh menghadap ke sana. Dan ternyata gue mendapat rekomendasi beasiswa dari sebuah foundation dengan isi surat “selamat. Anda telah direkomendasikan dalam pendaftaran beasiswa lotte”.
Dan katanya dari Tokyo Tech cuma dua orang yang dapet rekomendasi.

Singkat cerita, dipanggillah gue minggu kemarin hari Kamis ke Hotel Hilton Tokyo di Shinjuku berbekal beberapa ribu yen yang akhirnya kepake buat bayar taksi 700 yen gara-gara nyasar . *failed banget*

Dan inilah wawancara beasiswa gue yang pertama kalinya.

00250319-012353.jpg

Tata cara mengikuti wawancara di Jepang:
1) pake suits (blazer hitam untuk wanita, jas hitam untuk pria) dan sampai sepatu pantofel itu hitam semua. Kemeja kalau bisa warna putih.
2) rambut harus rapi.
*inilah tata cara wawancara di Jepang atau acara formal lainnya*

Orang Jepang pertama kali melihat penampilan jadi kesan pertama itu yang paling penting.🙂

Di dalam ruangan itu sudah berjejer lebih dari 10 orang mungkin 12 orang. Yang duduk di tengah adalah bapak presdir dari foundation itu . Sisanya adalah professor dari univ tertentu, enjiner dari industri tertentu, para donatur,dll.

Sambil melihat cv, mereka menanyakan serentatan pertanyaan ke gue yang duduk macam tersangka di pengadilan tapi beda suasana aja (LOL) dalam bahasa Jepang.

Pertanyaan yang ditanyakan ke gue saat wawancara beasiswa:

1) Apa alasan Anda mengambil speasialisasi bahasa Jepang dan Teknik Metalurgi?
2) Tolong ceritakan bagaimana Anda bisa dapat mengikuti program pertukaran pelajar di Kagoshima?
3) Apakah Anda pernah gagal saat belajar di Kagoshima?
4) Perusahaan Jepang apa yang menurut Anda bagus yang ada di Indonesia?
5) Di sini tertulis Anda lulus s1 bulan Agustus tapi belajar di Kagoshima sampai September. Bagaimana maksudnya?
6) Kenapa nilai Anda di Kagoshima ada yang tidak bagus?

Untuk pertanyaan ke-1 dan 4 jawaban gue agak acakadul tapi gue hanya bisa jawab sebisa gue. Dan berusaha jadi diri sendiri plus jujur jawabnya😀
Nggak lupa jawabnya nggak cuma 1 kalimat.
Sempet diketawain pas jawab gue pernah gagal di satu mata kuliah, semoga aja nggak dikira bego tapi dikira lucu-lucuan (LOL)

Wawancara kali itu menurut gue cukup random, sampai gue tau hasilnya Jumat minggu ini. Harus banyak berdoa🙂

Ingat, Thomas Alfa Edison aja nemuin lampunya di trial ke-1000 dan gagal 999 kali. Semoga gue nemuin beasiswanya di trial ke-7 ini.

Next episode: oxford untuk si Bimbo

Reported live from Japan!!

😀 Makasih uda baca

6 thoughts on “Wawancara Beasiswa Pertama (apa yang salah dengan diri gue?!!)

  1. aku jadi bersemangat baca blogmu mbak, yosshh!! atashi mo motto ganbatta to omou >w<// makasih mbak, tapi tetep saja doki doki , besok wawancara pertama pake bahasa jepang, yah belum sampai kerja/ beasiswa sih, tapi tetap saja ini tantangan pertama buat saya, makasih ya mbak :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s